Sabtu, 30 Agustus 2014

69 Tahun Kemerdekaan NKRI

Subuh pertama di tanah perbatasan kerajaan kediri dan majapahit untuk merayakan 69 tahun kemerdekaan negeri ini. Walau yang lain sedang merayakannya di pendakian bromo dengan menantang kedatangan sang surya, biarlah kusambut hari bahagia ini dengan menatap sang langit dan mendengar suara syahdu yang bersautan antara satu menara dengan menara lainnya. Biarlah langit menjadi saksi bahwa semua rakyat masih senang tinggal dan hidup di negara ini. Tidak hanya mengolok dan menghina, meratapi dan merujuk, mencaci dan membuli, negaranya sendiri. Inilah negara yang dipersembahkan oleh kakek, nenek dan mungkin uyut-uyut kita. Negara yg mereka persembahkan untuk kita dengan tetesan air mata, darah dan harta mereka. Tanpa perduli kehidupan mereka sendiri. Hanya kita yg dipikirkannya. Generasi penerus mereka.

Terima kasih jendral Soedirman, terimakasih Pangeran Diponegoro, terimakasih Cut Nyak Dien. Terimakasih semua pahlawan negara ini. Karena kalian kami sekarang bisa hidup lebih baik. Maafkan kami yg belum bisa menjayakan negara ini tapi kami masih selalu bersemangat mewujudkannya.

DIRGAHAYU INDONESIAKU
69 TAHUN KEMERDEKAAN NKRI

nova yuniansa
17 agustus 2014
Batas kediri dan majapahit, Pare, Jawa Timur.
NB: sore harinya aku pergi ke air terjun Dholo, Gunung Wilis
 ini adalah sangsaka merah putih yang dikibarkan di leher gunung wilis,, bahkan bendera ini terlihat dari tengah kota kediri.
 inilah saya dengan bangga menghormati keagungan sang saka merah putih
 lintang, ummi, saya dan sri
 inilah teman-teman sekamar saya

 ummi, laili, kartika, lintang dan saya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar